Musim panas? Masih tentang mangga

Hari ini saya coba membeli mangga produk Meksiko. Saya penasaran untuk mencoba rasa buah segarnya karena selama ini saya hanya mengonsumsi secara tak langsung lewat jus atau puding. Ternyata Meksiko adalah salah satu produsen mangga terbesar di dunia dan pemasok mangga terbanyak ke pasaran Amerika Serikat dan juga Jepang. Jika dulu sebelumnya pasaran mangga di Jepun dikuasai oleh Filipina, kini tercatat bahwa pemasok mangga terbesar di Jepang adalah Meksiko. Ironisnya, pohon mangga yang pertama kali masuk ke Meksiko pada abad 17 justru datang dari Filipina lewat tangan kolonis Spanyol.

Salah satu produk mangga andalan Meksiko adalah Tomy Atkins. Semula saya pikir mangga ini justru berasal dari Brazil karena saya menemukan mangga jenis ini yang berlabelkan Product of Brazil. Mangga Tomy Atkins berbentuk oval dengan kulit hijau semburat kemerahan ketika masak. Dagingnya berwarna oranye seperti mangga harumanis. Rasanya? Yummy. Seperti paduan mangga dermayu dan harumanis. Tak heran kalau dibandrol dengan harganya cukup mahal di Jepang. Sekitar 4 US dollar per biji. Makanya, hanya karena penasaran dan ingin membuat tulisan lanjutan tentang mangga, saya membeli dan mencicipinya. Ternyata rasanya enak. Namun, menurut saya, mangga Tomy Atkins ini masih sepupuan dengan mangga gincu dari Indramayu. Semburat merah kulitnya, juga rasanya yang campuran antara mangga dermayu dan harumanis.

Lain Meksiko, lain pula Malaysia. Pada bulan ini, Pemerintah Malaysia tampaknya tertarik untuk bermain dalam kancah permanggaan di Jepang. Memang pasaran mangga di Jepang menjanjikan. Akhir-akhir ini konsumsi mangga naik cukup signifikan di Jepang, terutama menjelang musim panas. Nah, yang membuat saya terkejut adalah berita bahwa Pemerintah Malaysia berniat untuk memasukkan harumanis ke Jepang. Pengetesan mangga harumanis pun telah dilakukan oleh Duta Besar Jepang untuk Malaysia. Perkebunan mangga harumanis nampaknya telah dikembangkan di negara bagian Perlis. Semula saya pikir harumanis hanya ada di Indonesia. Namun, perkiraan saya salah ternyata. Varietas mangga ini mungkin memang tersebar luas dari mulai semenanjung hingga ke wilayah Jawa dan Nusa Tenggara. Namun, lagi-lagi pemerintah kita kalah gesit dan ulet untuk memasarkan mangga meskipun varietas mangga kita melimpah ruah. Jadi, kalau sampai Malaysia berhasil meyakinkan Jepang untuk memasukkan harumanis, hmmmm …

31052009


(mataponsel–image captured by Nokia N73 with 3.15 MP built-in camera and Carl Zeiss optical lens)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s