Kira-kira bagaimana ya rasa kura-kura?

kura-kura

Makan kura-kura? Ih, apa enaknya? Tempurungnya keras, kulit kura-kura pun kelihatan alot untuk dikunyah. Tapi tunggu dulu, di beberapa tempat di Jepang, Cina dan mungkin negeri Asia Timur lain kura-kura adalah menu yang cukup sering menghiasi meja makan; meskipun mungkin bukan menu yang populer. Lalu, kira-kira, kura-kura apa yang bisa dimakan dan bagaimana kira-kira rasanya ya?

Kura-kura yang biasa dikonsumsi di Jepang namanya adalah suppon (鼈) atau Chinese Soft-shelled Turtle dalam bahasa Inggris. Dalam bahasa Indonesia, kira-kira bisalah disebut dengan “kura-kura tulang lunak”; bunyinya mirip-mirip dengan produk makanan bandeng tulang lunak. Kura-kura dengan nama ilmiah Pelodiscus sinensis ini memiliki persebaran cukup luas mulai dari pesisir Rusia bagian tenggara, Korea, Cina, Jepang-khususnya di Pulau Honshu, Taiwan, hingga Asia Tenggara. Dalam daftar yang dikeluarkan IUCN (International United for Conservation of Nature and Natural Resources), kura-kura ini masuk kategori VU (vulnerable) atau rentan karena mungkin populasinya terus merosot akibat perburuan.

Lalu, apa saja masakan kura-kura di Jepang? Sejatinya, masakan kura-kura tidak begitu banyak dijumpai di Jepang karena masakan itu bersifat individual atau tidak semua orang pasti menyukainya. Meskipun demikian, katanya, daging kura-kura suppon sangat enak dan legit. Kadar kalori, protein dan kolesterolnya rendah, sementara kandungan vitamin A dan B1-nya sangat tinggi. Biasanya di Jepang, kura-kura dimasak sebagai lauk bubur atau ditumis dengan sayuran. Kecuali kuku, kaki, dan tempurungnya, bagian tubuh suppon bisa dimakan. Selain menjadi menu utama, suppon biasanya juga menjadi campuran sake atau minuman kesehatan. Selain tangkapan alam, ada juga suppon hasil budidaya atau penangkaran. Lokasi penangkaran kura-kura suppon yang terkenal di Jepang terletak di Shizuoka. Seperti dalam tulisan sebelumnya, Shizuoka memang menjadi pusat penelitian, pengembangan, dan penelitian perikanan di Jepang. Nah, bagi yang berminat membeli oleh-oleh kura-kura suppon, mereka yang tinggal atau sedang berkunjung ke Tokyo tidak perlu jauh-jauh ke Shizuoka karena di Pasar Ameyoko, Ueno, banyak pedagang yang menjual kura-kura ini–seperti pada gambar dalam kiriman kali ini. Harganya berkisar antara 500 hingga 700 yen seekor. Berminat?


 (mataponsel–image captured by Nokia N73 with 3.15 MP built-in camera and Carl Zeiss optical lens)

Advertisements

4 thoughts on “Kira-kira bagaimana ya rasa kura-kura?”

  1. May, thanks komennya. Betul, sama dengan labi-labi. Saya baru tahu kalau labi-labi juga banyak dimakan di Indonesia. Di mana ya ada masakan labi-labi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s