Malu menekan, sesat di jalan

mesin-info1

Pepatah lama “Malu bertanya, sesat di jalan” tampaknya sebentar lagi tidak akan berlaku bagi pengguna jasa kereta listrik di wilayah Tokyo. Setelah hampir satu tahun tidak berkunjung ke Akihabara, distrik elektronik terkemuka di Tokyo, sejak peristiwa penyerangan dan pembunuhan massal oleh seorang geek yang stres, awal bulan lalu saya terpaksa berkunjung ke sana untuk menghadiri sebuah undangan seorang teman. Setahun tidak pergi ke Stasiun Akihabara, ada banyak yang berubah. Beberapa bagian tampak sedang direnovasi. Ada beberapa fasilitas baru yang ditambahkan. Ada satu yang menarik perhatian saya, yakni mesin penunjuk jalur kereta api di wilayah Tokyo.

Sebenarnya layanan touch screen untuk information machine sudah ada sejak lama di bandara internasional di Jepang dan negara-negara lain. Namun, untuk layanan informasi jalur kereta, baru kali ini saya lihat di stasiun akihabara. Karena ruwetnya jalur kereta listrik di Tokyo, wajar saja kalau kita sulit mengingatnya di luar kepala; bahkan bagi penduduk Tokyo sekalipun. Oleh sebab itu, layanan informasi jalur kereta listrik tokyo yang bisa diakses cepat tentu saja sangat dibutuhkan. Dengan teknologi touch screen alias layar sentuh, kita bisa mendapatkan informasi secara berkelanjutan dan terperinci secara lebih mudah. Jadi, pepatah lama yang pernah populer dulu itu sebaiknya disunting kembali menjadi: “Malu menekan, sesat di jalan”.


(mataponsel–image captured by Nokia N73 with 3.15 MP built-in camera and Carl Zeiss optical lens)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s