Demam Mao-chan

Akhir pekan seperti ini tentu merupakan waktu yang tepat untuk berjalan-jalan bersama dengan keluarga atau kekasih. Bagi mereka yang belum berkeluarga atau belum punya pacar, tentu aja bisa mengajak teman berjalan-jalan. Kalau yang tidak punya teman? Ya, ke laut aja! Mungkin begitu kalau mengutip salah satu lirik lagu rap terkenal sekitar sepuluh tahun silam. Namun, siapa pun–bersama-sama orang banyak atau pun sendirian–sah-sah saja untuk berjalan-jalan akhir pekan kok.

Nah, dalam posting kali ini, saya ingin menyinggung sedikit tentang kegemaran masyarakat Jepang beberapa waktu ini, terutama setahun silam, yang berkaitan dengan demam Mao-chan. Demam apa itu? Jelas itu bukan demam yang mengikuti gigitan nyamuk bernama Mao-chan. Karena chan adalah panggilan kesayangan untuk gadis Jepang, itu juga bukan demam terhadap boneka bernama Mao-chan. Demam itu berkaitan dengan ice skating. Ya, karena Mao-chan adalah Asada Mao–pemain nasional figure skating nomor satu Jepang yang memikat publik Jepang ketika memenangi perlombaan nasional pada usia 16 tahun kira-kira dua tahun silam.

Sejak itu, banyak orang–terutama anak-anak perempuan–yang berlomba-lomba menjadi Mao-chan baru. Di hampir semua ice skating ground di seluruh Jepang dengan mudah kita jumpai anak-anak yang beramai-ramai bermain skating, termasuk anak saya. Namun, bermain ice skating ternyata tidak mudah. Jangankan untuk berputar meliuk-liuk seperti Asada Mao, untuk sekadar berdiri di lantai es pun setengah mati susahnya. Belum lagi telapak kaki pegal karena hanya bertumpu pada sebatang besi selebar penggaris besi. Meskipun begitu, semuanya itu tidak mengurangi semangat anak-anak itu. Paling tidak, hal itu masih saya lihat ketika saya menjepret foto di bawah ini di lokasi outdoor ice skating di akarenga soko, Yokohama, sehari sebelum awal tahun 2008. Sayang, di Indonesia kok nggak ada ya demam Susi Susanti, Uz?

akarenga.jpg


(mataponsel–image captured by Nokia N73 with 3.15 MP built-in camera and Carl Zeiss optical lens)

 

Advertisements

2 thoughts on “Demam Mao-chan”

  1. Saya membaca disebuah koran. ketika di Spore. pemenang olimpiade musim dingin dari jepang, yaitu Shizuka arakawa bilang kalo banyak ice rink di jepang tutup. apa benar tuh?

  2. Hi, kenal juga ya sama Arakawa Shizuka si pemenang medali olimpiade musim dingin di Turin, Italia? Soal ice rink di Jepang yang ditutup wah saya kok enggak dengar ya. Memang demam berskating di Jepang tidak sebesar ketika Asada Mao menang dalam kualifikasi pemain figure skating tahun 2006. Barangkali tahun ini gegap gempitanya mulai berkurang. Makasih infonya ya. Nanti saya cari tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s