Kantong Keberuntungan

Mumpung masih tahun baru dalam posting kali ini saya ingin mengetengahkan salah satu fenomena berbau tahun baru di Jepang. Tepat pada tanggal 1 Januari, beberapa department store menjual produknya dalam kantong-kantong yang diberi nama fukubukuro (福袋). Fuku adalah keberuntungan dan bukuro (dari kata fukuro) adalah kantong. Yang pertama kali memperkenalkan fukubukuro adalah Ginza Matsuya Department Store pada masa akhir Meiji atau sekitar akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Kemudian tradisi ini berkembang ke toko-toko lain.

untitled-1.jpg

Dalam foto di sebelah kiri kita bisa melihat antrean panjang pengunjung Tokyu Department Store yang berlomba-lomba untuk membeli fukubukuro di hari pertama tahun 2008. Mereka sudah menunggu sejak setengah jam sebelum toko buka. Di beberapa pertokoan terkenal, bahkan, pengunjung harus mengantre dalam hitungan jam. Dalam kasus tertentu, bahkan mereka harus mengantre sebelum matahari terbit. Biasanya pertokoan di Jepang buka antara jam 10.00 dan jam 11.00. Jadi, calon pembeli fukubukuro harus rela mengantre empat sampai lima jam.  

Sebenarnya apa yang menarik dari sebuah fukubukuro? Di dalam foto yang sebelah kanan, terdapat foto fukubukuro di sebuah department store di Kichijoji, Tokyo. Dalam kantong dengan harga sama tersebut, terdapat beberapa produk yang biasanya berkaitan dengan tema toko atau seksi tertentu pada sebuah department store. Misalnya, seksi pakaian wanita pada department store biasanya menyediakan fukubukuro dengan isi pakaian dan segala macam kebutuhan wanita dewasa.

Harga fukubukuro biasanya lebih murah 50% dari total semua produk yang terdapat di dalam kantong itu. Pada masa lalu, penjualan fukubukuro adalah sebagai bagian dari strategi untuk menghabiskan stok barang lama, namun lama-kelamaan fukubukuro menjadi semacam ikon baru dalam kegiatan perayaan tahun baru di Jepang. Kadang-kadang pula, fukubukuro berisi benda yang bernilai nominal lebih dari harga total fukubukuro itu, misalnya tiket pesawat ke luar negeri, tas bermerk, atau kupon atau voucher belanja gratis. Oleh sebab itu, namanya adalah “kantong keberuntungan”. Oleh sebab itu pula, masih banyak orang Jepang yang memburu fukubukuro pada kesempatan tahun baru. Ya, banyak orang memang ingin mendapatkan keberuntungan yang tak terduga meskipun kini banyak fukubukuro lebih sering memberikan contoh atau sampel dari barang yang ada di dalam kantong. Jadi, unsur surprise-nya sudah hilang meskipun faktor lucky-nya masih tetap ada. Pemberian gambaran isi kantong tersebut merupakan upaya agar pembeli merasa tidak seperti membeli kucing dalam karunng.


(mataponsel–image captured by Nokia N73 with 3.15 MP built-in camera and Carl Zeiss optical lens)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s