ABM= Ambil Beras Mandiri

Di Jepang, terutama di perkotaan, tidak sulit menemukan mesin penjaja atau vending machine atau 自動販売機 yang umumnya berisi minuman ringan, cup noodle, atau rokok. Di beberapa tempat, juga bisa ditemukan mesin penjaja produk yang berupa tisu, mainan, majalah, dan sebagainya. Di Indonesia, mesin penjaja seperti ini bisa juga kita jumpai di beberapa tempat khusus. Produk yang dijual umumnya adalah minuman ringan merk tertentu. Bahkan, konsep mesin penjaja ini di Indonesia ternyata digunakan juga untuk menjual kondom di sebagian daerah–terutama yang mempunyai angka penderita HIV atau AIDS yang tinggi.

tokoberas.jpgVending machine inilah kemudian yang antara lain menginspirasi berkembangnya peranti ATM yang dalam bahasa Indonesia kadang-kadang kepanjangannya disebut Anjungan Tunai Mandiri. Nah, di Jepang, ternyata konsep pelayanan otomatis ini mengilhami pula seorang pemilik toko beras. Dia membuat apa yang di Indonesia mungkin akan disebut ABM alias Ambil Beras Mandiri. Alhasil, di toko beras ini, kita tak perlu bertatap muka dengan penjaja berasnya. Cukup membawa uang, lalu memasukkannya; memilih beras, dan pencet sana pencet sini, hingga akhirnya keluarlah sekarung beras yang diinginkan. Sayangnya, ABM ini tidak dapat otomatis mengantarkan beras ke dalam kendaraan kita. Jadi, tetap saja diperlukan tenaga kuat untuk memanggul beras yang sudah dibeli; apalagi memang tidak disediakan troli di sekitar sana. Alhasil, ABM juga bisa berarti ‘Ambil Berasnya, Mas!” karena memang tidak ada yang akan membantu menggotongnya.


(mataponsel–image captured by SHARP 903SH with 3.12 MP built-in camera lens)

Advertisements

One thought on “ABM= Ambil Beras Mandiri”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s